1464853622_hqdefault.jpg

Metode Cara Menanam Bawang Merah Yang Benar



Metode Cara Menanam Bawang Merah Yang Benar

Proses ini dimulai dengan memilih benih alias bibt bawang merah. Sebaiknya pilih umbi dengan kondisi prima, ditandai dengan warna yang mengkilat, tak keropos, kulit sempurna serta lain-lain. Faktor lain yang penting diperhatikan merupakan jarak tanam. Ukurannya tak sama di setiap musim. Untuk penghujan, jarak tanam bawang merah merupakan 20×20 alias juga 15×20. Sedangkan saat musim kemarau. jarak tanamnya merupakan 15×15 cm. Tutorial menanam bawang merah ini lumayan mudah yakni dengan membikin celah tanam dengan kedalaman antara 5 hingga 10 cm. Sebelum bibit ditanam, rendamlah dengan larutan NASA dengan takaran 1 cup per 1 liter air. Seusai direndam, bibit ditiriskan hingga kering baru kemudian ditanam.
Proses ini mencakup penyiraman, penyiangan, pembumbunan, pemupukan, serta juga pengendalian hama penyakit. Penyiraman diperbuat pada pagi serta sore hari. Tetapi pada saat tanaman berumur 11 hingga 60 hari, penyiraman diperbuat 1 kali saja yakni pagi alias dapat juga di sore hari. Sementara itu, langkah penyiangan diperbuat untuk membersihkan gulma di kurang lebih tanaman bawang. Adapun pembumbunan, diperbuat dengan tujuan untuk menjaga supaya semua pekarangan bawang tertutup tanah dengan sempurna. Langkah pemupukan diperbuat di usia 10 hingga 15 hari serta selanjutnya di usia 30 hingga 35 hari seusai bawang ditanam.
Selanjutnya merupakan pengendalian hama. Ada beragam tipe hama serta penyakit yang dapat mengganggu bawang merah. Tetapi dengan cara umum penyebabnya berupa virus, ulat, bakteri serta juga jamur. Untuk meminimalisir potensinya, gunakanlah GLIO pada proses pengolahan tanag serta saat bibit bawang merah hendak ditanam. Untuk virus, gunakanlah pesitisan kimia supaya musnah. Untuk hama ulat, Kamu dapat menggunakan insektisida